Kepergok Langsir Gas 3 Kilo Gram Oleh Pihak Pertamina, Pemilik Pangkalan dan Sopir tidak Bisa Berkutik

Investigasi

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Pertamina pergoki salah satu Pangkalan Gas Elpiji 3 kilo gram yang berlokasi di Perumahan Buana Vista Indah 2 saat sedang melangsir Gas Elpiji 3 kilo gram dari Mobil agen ke sebuah Mobil pelangsir, Rabu (17/06/20).

Bacaan Lainnya

Saat diketahui Gas Elpiji yang sudah berpindah dari Truk Agen Pertamina ke Mobil Pick Up warna Putih yang hendak di langsir ke tempat lain, petugas Pertamina yakni William Sales Manager Pertamina langsung menegur sopir dan pemilik Pangkalan dan Mobil Pick Up tersebut yang di nilai sudah melanggar peraturan yang sudah di keluarkan oleh Pertamina Batam tentang penjualan dan penditribusian Gas untuk warga Miskin ini.

“Sudah ketahuan ini, Kalian sudah melanggar Undang-undang Konsumen bisa di berikan sangsi dan denda hingga Milyaran Rupiah, sambil mengecek Plang Nama yang tidak terpasang.

Ia  mengatakan, Pangkalan tersebut banyak melakukan pelanggaran dari mulai Plang Nama hingga melakukan mobilisasi Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram.

“Kebetulan di Pangkalan ini ada pelanggaran, yaitu melakukan mobilisasi Tabung kemudian ada pelanggaran-pelanggaran lain yakni tidak memasang Plang Nama,”katanya.

William juga menduga bahwa ada indikasi Pangkalan menjual Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram di atas  Harga Eceran Tetinggi (HET),hal ini yang menjadikan perhatian pihak Pertamina untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Ada indikasi Pangkalan menjual Tabung Gas 3  Kilo Gram di atas Harga Eceran Tetinggi (HET), hal itu yang menjadi perhatian Kami, sehingga Kami turun ke lapangan dan laporan yang ada akan Kami tindaklanjuti sesuai pelanggaran yang ada,”paparnya.

Dari hasil temuan di lapangan tersebut William mengatakan sangsi yang akan di berikan kepada Pangkalan tersebut sesuai dengan tingkat pelanggarannya.

“Sangsi yang di berikan kepada pangkalan dari pertamina berdasarkan dari tingkat kesalahannya, di mulai dari pengurangan alokasi sampai ke kepemutusan hubungan usaha. Namun Kita juga tetap akan berkordinasi dengan Pemda dengan dinas terkait, pihak yang berwajib. Selain itu Kita juga tetap berkordinasi apabila terjadi pelanggaran di lapangan Kita bisa berikan sangsi yang dapat membuat Mereka lebih bisa jera,”tutupnya.

Dari pantauan TERDEPAN dan dari informasi masyarakat serta Investigasi yang di lakukan diketahui, pengantaran tabung Gas ke Pangkalan tersebut dari Agen hampir setiap 1 kali sehari datang untuk melakukan supalai Tabung Gas, dengan Kouta tiap pengantaran hingga 100 Tabung per hari. Namun setiap warga yang akan membeli Tabung Gas ke Pangkalan milik Hari selalu tidak ada stok dan harus memesan terlebih dahulu melalui pesan Whatshapp jika ingin membeli Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram.

Hal ini juga di pertegas oleh keterangan dari Security Perumahan Buana Vista Indah 2 Erik, yang mengatakan jika pengantaran Tabung Gas Elpiji ke Pangkalan tersebut satu kali dalam satu hari.

“Pengantaran Tabung Gas Elpiji ke Pangkalan tersebut bisa satu kali dalam satu hari, namun pada waktu sebelum Lebaran Idul Fitri sampai tiga kali pengantaran dalam satu hari,”tegas Erik.

Selain itu, Rita warga yang tinggal di sekitar Pangkalan tersebut juga menuturkan hal yang sama, harus memesan terlebih dahulu melalui pesan Whatshapp jika ingin membeli Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram.

“Sering habis dan harus memesan terlebih dahulu melalui pesan Whatshapp jika ingin membeli Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram atau membawa uang pas jika ingin langsung membeli namun harus membeli ketika baru pertama kali datangnya Tabung Gas tersebut,”jelas Rita.

Sebelumnya saat sidak yang dilakukan Pertamina, Hari Oktoriyo selaku pemilik Pangkalan sempat mengelak ketika di tanya oleh pihak Pertamina tentang adanya pelanggaran yang terjadi di pangkalan miliknya.

“Saya tidak pernah menjual Tabung Gas Elpiji 3 kilo gram di atas HET,”elak Hari.

 

Bersambung

Tim TERDEPAN.co.id/TV

#PERTAMINA

TERDEPAN VIDEO

Pos terkait

KERUPUK IKAN TAMBAN ALREINA dengan takaran ikan TAMBAN yang lebih banyak sehingga menghasilkan citarasa ikan bangetzzzz dibanding dengan KERUPUK ikan TAMBAN Lainnya.