Minuman Tercampur Kacoak, Dirut Naraya Minta Maaf

  • Whatsapp
Kacoak dalam kemasan Galon Naraya
Direktur PT Inaraya Sukses Mandiri, Calvin

TERDEPAN.CO.ID,BATAM– Direktur  PT Inaraya Sukses Mandiri, Calvin mengakui adanya keteledoran dan kelalaian yang dilakukan oleh karyawannya atas temuan Mineral Galon yang kedapatan, berbagai benda asing dari mulai sejenis hewan Kacoak, besi hingga Tissue untuk mengelap tutup botol Galon, saat dijumpai Tim TERDEPAN di Kepri Mall ( 25/07/19) pagi tadi, di dampingi kuasa hukumnya Riandy Sihura.

Dalam pengakuannya, Ia menyampaikan permintaan maaf, atas keteledoran karyawannya dan akan melakukan evaluasi untuk kedepannya agar kejadian serupa tidak terulang.

Muat Lebih

“ Sebelumnya, Saya mohon maaf, kalau ini sudah mengecewakan konsumen dimasyarakat, Saya selaku direktur dan managemen akan melakukan evaluasi kembali, atas kelalaian tersebut agar hal serupa tidak terulang lagi.

Tissue dalam galon Mineral

Diketahui gudang minuman Mineral tersebut, terletak di Tunas Industrial Park I Blok 2G, Batam Centre dan saat Tim TERDEPAN bertandang kesana, Kantor pergudangan tersebut tidak dijumpai plang nama seperti yang tercantum pada peraturan pendirian tempat usaha yang dikeluarkan oleh  Badan Pelayanan Perijinan Terpadu.

Padahal sesuai aturan, syarat utama mendirikan suatu usaha terutama perusahaan, yang memiliki investasi ratusan bahkan miliaran rupiah, wajib memasang papan nama sesuai aturan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah.

“ Sekali lagi mohon maaf, karena perusahaan ini masih baru berusia 4 tahun masih perlu banyak pembenahan dan sebelumnya juga pernah diingatkan oleh Dinas untuk memasang plang nama, tapi karena kesibukan Kami lupa memasangnya, hanya papan kecil saja dibawah dan kedepannya Saya akan memasang plang tersebut, dan trimakasih sudah diingatkan, “ lanjut Calvin.

Diberitakan sebelumnya, keteledoran pihak managemen atas kasus produksi air mineral terdapat benda asing tersebut, sudah berulangkali dijumpai dilapangan, sesuai dengan pengakuan konsumen di Batu Aji yang enggan ditulis namanya dan minta untuk disamarkan, yang juga diamini oleh mantan karyawan perusahaan yang bersangkutan.

Dari foto maupun vidio yang didapat dari Tim TERDEPAN, nampak jelas penampakan hewan menjijikan tersebut mengapung dan sudah mati.

” Ini bukan pertama kalinya air mineral tercampur dengan hewan serangga seperti Kacoak, bahkan hewan kecil seperti Nyamuk juga pernah terlihat dalam kemasan botol gallon tersebut, “terangnya.

Informasi yang dihimpun dari sumber mantan karyawan perusahaan tersebut,  managemen juga melarang karyawannya, membawa Handphone maupun jam yang diduga memiliki kamera yang akan digunakan karyawannya untuk merekam ataupun mengabadikan setiap kejanggalan yang ada didalam perusahaan tersebut saat produksi.

Dari sumber yang sama menyampaikan, perusahaan juga memiliki kebijakan apabila ditemukan air mineral yang dikirim ke pelanggan tidak layak konsumsi atau terdapat benda asing maka perusahaan akan mengganti sebanyak 5 air gallon sebagai pengganti.

Di rangkum dari Hallosehat.com, serangga berdarah-dingin ini turut andil dan dapat menyebarkan penyakit seperti disentri, diare, kolera, demam tifoid (tifus), lepra, bahkan menyebarkan virus polio. Telur kecoa juga mengandung cacing parasit yang dapat memicu reaksi alergi seperti gatal, membengkaknya kelopak mata, hingga gangguan pernapasan.

Penelusuran Tim TERDEPAN, Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan kosmetika Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Riau juga sudah mengeluarkan sertifikat halal PT.Inaraya Sukses Pratama nomor urut 923 dengan kategori Minyak, Lemak dan Produksi Olahan dengan merek dagang Ademmas, Indomaret dengan nomor sertifikat terdaftar (1430)  nomor sertifikat 04120015620814 , expired date : 11 Nov 2020 yang berlokasi di Batam dengan status AKTIF.

 

Tim Redaksi

Pos terkait