Oknum Wartawan Jadi Pengedar Narkoba Ancaman Hukuman Mati Menanti

  • Whatsapp
H Oknum Wartawan media lokal Bintan

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Ancaman hukuman mati terhadap bandit, penyelundup maupun pengedar barang haram yang dilarang agama dan Negara ini, rupanya tidak membuat efek jera para pelaku kejahatan Narkotika dengan alasan faktor keuangan maupun ekonomi. Hal ini terbukti dengan adanya penangkapan terhadap H (Hadi TR) yang mengaku bekerja sebagai insan Pers ( wartawan) yang beralamat di Kampung Jawa, Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan Kepulauan Riau.

Kapolresta Barelang, Kombes Hengky

Kapolresta Barelang, Kombes Hengky dalam konfrensi Pers menyampaikan, oknum wartawan ini ditangkap anggota Opsal Satreskrim dan Satnarkoba Polresta Barelang karena membawa obat setan sejenis Sabu pada hari Kamis sekitar pukul 03.00 WIB pagi, tanggal (14/07/2019) melalui  Pelabuhan tikus Kampung Tering Bay Nongsa dengan menumpang kapal TKI dari Malaysia ke Batam.

Muat Lebih

“Ada seseorang yang dicurigai dan setelah dilakukan penggeledahan oleh Reskrim dan Satnarkoba Polresta Barelang, betul menjumpai seseorang atas nama inisial H yang bekerja sebagai wartawan dan BB dimasukkan atau dibawa dari Malaysia dengan menumpang perahu atau kapal TKI yang dibawa dari Malaysia melalui  Pelabuhan Tikus, dan tersangka langsung diamankan, “terang Hengky.

ID Pers Milik Hadi

Ia menyampaikan, dari penggeledahan terhadap H didapatkan barang bukti seberat 893 gram narkotika jenis sabu, Selasa ( 09/07/19) saat gelar Pers di Mako Polresta Barelang bersamaan dengan dua pidana dalam kasus yang sama dengan BB 160,7 gram.

“ Dari penggeledahan Kita berhasil mengamankan 893 gram Sabu, “lanjutnya.

Menurutnya, H sendiri dalam operasinya dijanjikan akan diberikan upah oleh K yang saat ini masih DPO jaringan narkoba Internasional apabila barang sudah sampai ditangan.

“Untuk sementara, pengakuan tersangka kenal dengan saudara inisial “K” WNA Malaysia untuk membawa sabu ke Indonesia dan  pekerjaan ini baru pertama kalinya  dengan dijanjikan  upah yang belum disepakati dan akan diberikan apabila barang sudah nyampai namun sudah Kami tangkap, Dia hanya menerima biaya akomodasi saja, “jelasnya.

Hengky menegaskan, dengan penangkapan ini, Polisi telah berhasil menyelamatkan 3000 hingga 4000 orang dari pemakaian narkoba .

“Dengan barang bukti Sabu sebanyak 853 gram ini, Kita bisa menyelamatkan masyarakat kurang lebih 3000 sampai 4000 orang, bisa terselamatkan dan tidak mengkonsumsi narkotika jenis sabu, yang sangat merusak bangsa dan utama generasi muda Kita, “paparnya.

Kapolres menegaskan, Polisi akan terus melakukan pendalaman dan hukuman terhadap oknum wartawan ini sudah menanti dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun

“Ancaman penyalahgunaan narkoba bisa sampai hukuman mati, “tutupnya.

 

Penulis : IKA

Kameramen : Bagus Alfianto

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait