Sedang Patroli, Empat Polwan Cantik Menemukan ABG dibawah Umur Jadi Tukang Parkir

  • Whatsapp

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Saat melakukan patroli diseputaran Cikitsu Batam Centre, empat Polwan Cantik menjumpai seorang bocak ABG yang sedang bekerja sebagai tukang parkir.

Menamakan Katim 430 Engku Putri Polresta Barelang, yang dikomandoi Brigadir Pol.Lady selaku senior diantara keempat polwan tersebut, saat dikonformasi di lapangan menyampaikan, melihat ABG yang masih dibawah umur, Ia bersama rekannya satu Tim mencoba untuk menanyakan kegiatan anak tersebut yang sebenarnya.

Read More

“ Kami sedang Patroli dan tadi Kita melihat ABG jadi tukang parkir masih dibawah umur, Kita coba tanya nama, usia dan masih sekolah, apa tidak dan apa pekerjaan yang sebenarnya, dan siapa yang memberi pekerjaan dan kenapa bisa menjadi tukang parkir yang memakai seragam dari Dishub,”terang, “Brigadir Lady.

Lady menyampaikan, pendekatan yang dilakukan ABG dibawah umur ini hanya sebagai bentuk keperdulian yang dilakukan polisi kepada ABG tersebut agar tidak terjadi komplain dimasyarakat, dan berharap bagi yang meminjamkan baju pada ABG tersebut untuk tidak dipaksakan, karena masih dibawah umur.

“ Kami hanya bertanya nama, alamat dan memberi nasehat untuk berhati-hati saja, dan Kami berharap agar tidak terjadi komplain ditengah masyarakat dan bagi yang meminjamkan baju agar tidak memaksakan, karena usia masih dibawah umur, “lanjutnya.

Ditempat berbeda, Bocah ABG yang memakai baju tukang parkir tersebut mengaku bekerja jadi tukang parkir karena ingin mendapat uang jajan dan sekedar membantu kakaknya yang juga jadi tukang parkir.

“ Ini seragam kakak Saya Lutfi, dan tadi saya gantiin kakak ketika sedang makan, cari uang jajan Kak, “jelas Lukman dengan muka malu-malu.

Dari pengakuannya, Lukman berusia 1 tahun dan putus sekolah, kesehariannya selalu bersama kakaknya yang jadi tukang parkir dua bulan terakhir ini.

Dari penjelasan Lutfi , adiknya hanya sekedar membantunya saat waktu tertentu, sedang tidak bisa mengatur kendaraan karena istirahat atau makan.

“ Dia hanya membantu Saya saja, saat sedang makan siang tadi, dari pada kendaraan tak ada yang ngatur, “jelasnya.

Lutfi mengaku dalam bekerja, Dirinya ditarget sehari menyetor sebanyak Rp. 80.000 ke koordinator yang merekrutnya.

“ Saya ada koordinatornya Kak, Daniel Theo, sehari ditarget Rp. 80.000, sisanya baru untuk saya, “ tuturnya meminta agar jangan sampai dirinya dipermasalahkan.

Penulis : IKA

 

banner 300x250

Related posts