Mengulik Pesona Keindahan Goa Lowo Watulimo Trenggalek

  • Whatsapp
Traveling ke Goa Lowo Trenggalek
banner 468x60

TERDEPAN.CO.ID,TRENGGALEK- Goa Lowo yang terletak di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo atau sekitar 27 Km dari pusat Kota Trenggalek dan Tulungagung adalah tempat pariwisata  andalan Kota Trenggalek, yang di klim dengan luas terpanjang seAsia Tenggara memiliki daya tarik bagi wisman lokal maupun luar daerah karena eksotis struktur batuan alam yang mampu menghipnotis pengunjungnya.

Di Goa ini, pengunjung disuguhi pesona pemandangan yang indah oleh stalagtit dan stalagmit yang membentuk ukiran dibebatuan yang terukir dan tersusun indah secara alami dari partikel yang terbawa dari tetesan air didalam gua yang diperkirakan sudah ribuan tahun lamanya.

Untuk mempercantik kondisi Goa, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek melengkapi akses jalan masuk kedalam Goa sepanjang 859 meter dari mulai mulut Goa hingga ujung Goa, untuk mempermudah para wisman menikmati keindahan didalam Gua yang masih nampak didiami satwa yang bergelantungan secara berkelompok di bebatuan tersebut.

Goa yang ditemukan pada tahun 1931 ini cukup menarik karena disetiap sudut gua terdapat sensasi pemandangan yang berbeda. Di ujung jembatan, wisatawan dapat menikmati sinar matahari yang menerobos lubang kecil di langit goa. Selain itu pengunjung juga bisa menyaksikan ribuan kelelawar yang bergelantungan di dinding goa.

Menurut petugas pemandu dari Dinas Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggaek, Kasidi menyampaikan, Goa ini pertama kalinya ditemukan oleh Mbah Lomejo, dari desa Watu Agung, Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek dan pada tahun 1984 didatangkan ahli peneliti geologi dari Bogor Dr. Kingston Kho dan Gilbert Mantovani dari Perancis, dimana dari survei telah ditemukan 12 ruangan yang luas didalam Gua Lowo (Kelelawar), Minggu (09/06/19).

 

“ Goa Lowo ini jadi andalan Pariwisata Kota Trenggalek, namun masih perlu banyak pembenahan khusunya bagian depan pintu masuk, “terangnya.

Ia menambahkan, Goa ini cukup menakjupkan selain lebar ruangan gua yang mencapai 50 meter dengan ketinggian bervariasi antara 20 hingga 50 meter, panjang Goa ini mencapai 5 km dan untuk menjangkaunya secara keseluruhan diperlukan alat khusus dan keahlian karena harus melintasi sungai bawah tanah.

Kondisi Goa Lowo yang terus dilakukan pembenahan ini, membuat jumlah pengunjung disetiap tahunnya mengalami peningkatan, Sementara itu, harga tiket masuk ke dalam gua juga relatif murah. Hanya Rp 7.500 per orang pada hari biasa dan Rp 10.000 pada hari libur.

Kasidi berharap kedepannya pemerintah bisa membangun dan memperbaiki akses jalan pintu masuk dari jalan raya kepintu goa, agar para pengunjung mudah mengetahui keberadaan Goa Lowo sehingga  Angaran Pendapatan Daerah bisa bertambah seiring banyaknya jumlah pengunjung yang datang.

 

Reprter Ika Ratna Dewi 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60