Satpol PP Satroni Kantor BP Batam Minta Copot Spanduk Tolak Ex officio

  • Whatsapp
banner 468x60

Terdepan.co.id,Batam –Satuan Pamong Praja, mendatangi kantor Badan Pengusahaan (BP)  Batam saat melihat Spanduk bertuliskan Tolak Ex-officio terpasang di sejumlah titik di kota Batam dan meminta karyawan untuk mencopot spanduk tersebut karena mendapat teguran langsung dari pihak pemerintah kota Batam.

Kedatangan rombongan Satpol PP ke kantor BP Batam diduga sudah mendapatkan arahan dari Walikota Batam,  Rudi yang meminta untuk di copot spanduk tersebut yang sempat menjadi tontonan warga yang melintas di depannya.

Read More

banner 300250

Kabid Tramtib Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari dalam wawancaranya saat mendatangi Gedung Badan pengusahaan (BP) Batam, pada Kamis (9/5/2019) pada pukul 09.00 Wib meminta kepada karyawan BP Batam untuk menurunkan spanduk tersebut agar tidak menjadi sorotan

“Tadi kita sudah membicarakan ini kepada Humas BP Batam untuk menertibkan segera spanduk-spanduk tersebut, namun mereka meminta untuk menunggu waktu,” ucap Imam.

Menurutnya, tulisan di dalam spanduk ” Tolak Ex officio dianggap sudah meresahkan masyarakat, karena dapat berpotensi menimbulkan ketegangan diantara Pemko Batam dan BP Batam.

“Intinya kami datang karena adanya keberatan dari masyarakat, takutnya dimanfaatkan oleh oknum sehingga kami yang sudah bersaudara ini, bisa berpotensi menimbulkan ketegangan,” ungkapnya.

Lanjutnya, persoalan Ex-officio sudah dibahas oleh pimpinan pusat. “jadi kita selaku para ASN dan juga pasukan penegak Perda se akan mengabaikan spanduk-spanduk yang bertuliskan tolak Ek-efficio tersebut.

“Lantaran spanduk tersebut aspirasi dari kalangan pegawai BP Batam. Jadi kita tunggu nanti setelah mereka melakukan koordinasi untuk penurunan spanduk tersebut,” jelasnya.

Dari perbincangan Petugas Ditpam dan sejumlah karyawan BP Batam yang tidak mau disebut namanya menyampaikan,  aksi ini adalah bentuk spontanitas rasa protes atas ketidakadilan pemerintah pusat kepada karyawan BP Batam yang telah mengabdi demi pembangunan Batam dengan adanya rencana Ex officio yang akan diberlakukan.

” Ramadhan tahun ini adalah saksi bahwa Kami karyawan BP Batam merasa terzolimi atas keputusan pemerintah pusat yang melaksanakan Ex-officio, dimana pengabdian Kami karyawan BP Batam dalam pembangunan Kota Batam ini selama puluhan tahun tidak dihargai, ” terangnya penuh kesedihan.

Mereka menyampaikan,  dengan aksi spontanitas ini,  merupakan bentuk kekompakan karyawan BP Batam yang dengan tegas menolak Ex-Officio yang dianggap telah menciderai undang-undang dan peraturan yang ada sekaligus menolak politik praktis yang dianggap telah mengobok-obok Marwah BP Batam yang telah menorehkan pembangunan Kota Batam yang sudah dinikmati masyarakat hingga saat ini.

” Kami Karyawan BP Batam kompak dengan tegas menolak Ex officio dan Kami tak rela diobok-obok oleh tetangga Kami, yang haus kekuasaan dengan cara politik praktis,  ” seru mereka bersemangat.

Selain itu, mereka juga menyayangkan tindakan Satpol PP yang akan mencopot spanduk tersebut,  padahal pemasangannya berada diareal BP Batam.

” Pihak Pemko Batam tidak sepatutnya mencopot spanduk ini karena berada diareal otorita, ” terangnya.

Diketahui, beberapa petugas kepolisian juga nampak hadir siaga pengamanan bersama dua peleton petugas Ditpam BP Batam di pintu masuk gedung BP Batam bersama puluhan karyawan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60