Semalam Menginap di Polresta Barelang Amat Tantoso Masih Jalani Penyidikan 

  • Whatsapp
Di ruangan Unit IV Amat Tantoso jalani proses penyidikan Polresta Barelang, nampak kerabatnya sedang berkunjung membawakan makanan
banner 468x60
Di ruangan Unit IV Amat Tantoso jalani proses penyidikan Polresta Barelang, nampak kerabatnya sedang berkunjung membawakan makanan

TERDEPAN. CO. ID, BATAM –Semalam menginap di Markas Polresta Barelang usai menikam pinggang korbannya yang diketahui Warga Negara Asing (WNA), Amat Tantoso masih dilakukan tahap proses penyidikan Unit IV Polresta Barelang, Kamis (11/04/19).

” Kasusnya masih dalam proses penyidikan,  nanti akan disampaikan dalam preskon, siang ini, ” jelas Kasad Reskrim, Andrei di kantornya.

Read More

banner 300250

Pantauan di depan kantor Unit IV Polresta Barelang,  nampak sahabat Amat Tantoso (J)  membawakan kotak makanan dalam bungkus plastik yang ditenteng masuk kedalam ruangan.

” Tadi anaknya juga masih ada disini ya,  tanya J kepada petugas, lalu masuk kedalam ruangan mengantar makanan dan tak berselang keluar ruangan kembali.

J juga menyarankan kepada TERDEPAN bertanya kepada polisi untuk mencari informasi tentang keberadaan dan keadaan Amat Tantoso.

” Bagusnya tanya kepada petugas,  dan menunggu diluar saja,  kasihan capek kalau harus menunggu disini,  saran J yang sama-sama marga Tionghoa keoada pewarta.

Diketahui dari informasi sebelumnya, Amat Tantoso adalah salah satu Pegusaha Money Charger sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) dan memiliki sejumlah bisnis perhotelan, salah satunya hotel kuning yang sekarang berubah nama menjadi hotel Vanilla yang berdiri dibilangan Penuin Batam Kepulauan Riau.

Amat Tantoso dalam kasus ini merupakan pelaku tunggal atas penganiayaan WNA Malaysia yang juga koleganya dalam berbisnis, dimana tragedi berdarah tersebut dilakukan di RM Wey- Wey 1 Harbourbay Kel. Sungai Jodoh Kec. Batu Ampar Kota Batam pada pukul 22.00 WIB,  karena dipicu masalah utang dengan korban.

Dari kejadian tragedi berdarah tersebut, sebelumnya, korban sempat mengelak sebanyak dua kali hingga jatuh dan terjerembab. Saat korban lengah akibat terjatuh, disitulah  Amat Tantoso langsung menghujamkan pisau sangkur tepat ditulang rusuk pinggang bagian kiri hingga korban terluka dan terkulai tak sadarkan diri.

Korban amat Tantoso diketahui bernama Kelvin Hong als Hong Koon Cheng berasal dari negara tirai Bambu Malaysia, Malaka pada 25 April 1972 dengan No. Paspor A38813450 yang dikeluarkan oleh Imigrasi Malaysia yang berlaku hingga 0 1 maret 2022.

Berdasarkan informasi lanjutan,  korban saat ini dalam kondisi kritis terbaring lemah dan sedang dalam perawatan pihak RS. Elisabet.

Sampai berita ini diunggah Amat Tantoso masih dalam pengamannan pihak berwajib Polresta Barelang Unit IV untuk dilakukan pemeriksaan.

Informasi pantauan,  keluarga serta sahabat Amat Tantoso nampak mondar-mandir di kantor Sub Unit IV Polresta Barelang.

Penulis : IKA

 

 

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60