Ditpam BP Batam Tertibkan Pembalak Liar di Hutan Muka Kuning

  • Whatsapp
Para petugas sedang mencabuti tanaman kebun di Dam Duriangkang
banner 468x60
Para petugas sedang mencabuti tanaman kebun di Dam Duriangkang

Terdepan.co.id,Batam- Direktorat Pangamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam menertibkan para pembalak liar yang telah merusak hutan lindung Dam Muka Kuning,  Kecamatan Sei Beduk Batam,  Kamis (11/04/19).

Kasi hutan lindung dan patroli Dam Mukakuning, Williem menyampaikan Waduk tersebut merupakan tempat areal penampungan dan penyerapan tangkapan air yang dikonsumsi oleh masyarakat Batam, yang keberadaannya sudah mulai memprihatinkan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab dan belum diketahui identitasnya.

” Waduk ini untuk penyerapan air yang harus dijaga karena airnya dikonsumsi oleh masyarakat Batam,  dan saat ini Ditpam sedang melakukan penertiban para pembalak liar, ” jelasnya.

Ia menyampaikan,  penertiban tersebut dilakukan, akibat pembalakan hutan lindung sebagai daerah tangkapan air, yang dilakukan oleh oknum yang belum diketahui identitasnya, dengan cara diduga sengaja membakar lahan  kemudian dijadikan kebun dengan aneka tanaman.

“modus yang dilakukan para pelaku yaitu dengan cara menggarap lahan memakai cara  membakar lahan, dan menanami tanaman, ” paparnya.

Menurutnya,  pada pertengahan bulan maret 2019 terdapat kurang lebih 10 hektar luas lahan yang dibakar oleh pembalak liar dan akan dijadikan kebun.

” Pada maret ini ada 10 hektar luas lahan yang dibakar dan dijadikan kebun untuk ditanami aneka tanaman,  ” lanjutnya.

Sebelumnya,   tim dari Ditpam BP Batam, Manggala dan Dinas Kehutanan selama 3 hari bekerja keras  memadamkan api, yang membakar hutan Dam M yang berakibat rusaknya hutan lindung serta menurunnya debit mata air yang ada di dalamnya,  ” katanya.

” Kalau praktek ini dibiarkan, akan selain berdampak pada menurunnya debit air juga akan habisnya pohon pohon besar sebagai resapan air yang berakibat pada lingkungan sosial,  ” bebernya.

Williem menegaskan,  Ditpam BP Batam akan terus melakukan pemantauan secara intensif dan akan melakukan tindakan hukum yang tegas terhadap praktek liar hutan lindung.

“Ini atensi, kami akan pantau terus, jika ketahuan ada oknum yang masih melakukan praktek seperti ini, kami akan proses hukum kepihak berwajib,”tuturnya.

Untuk melakukan penertiban ini Ditpam BP Batam menurunkan sedikitnya 100 personil dengan cara mencabuti semua tanaman kebun seperti tanaman Singkong, pohon Nangka,  pohon Karet,  Pohon Pisang dan pohon Nanas yang tumbuh subur. (*)

Penulis: IKA

 

 

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60