Diduga Massage Prostitusi Menjamur di Tanjungpinang

  • Whatsapp
Salah satu tempat Pijat Plus-plus yang diduga melakukan parktek prostitusi
Salah satu tempat Pijat Plus-plus yang diduga melakukan parktek prostitusi

TERDEPAN.CO.ID,TANJUNGPINANG– Diduga Bisnis praktek prostitusi berkedok panti pijat ( Massage plus-plus) di Kota Tanjungpinang kian marak alias menjamur keberadaanya.

Fenomena ini tidak terlepas dari pengawasan oleh Satpol PP dan Dinas Perizinan Kota Tanjungpinang.

Lemahnya pengawasan membuat Massage prostitusi ini, kian marak dan tetap eksis hingga hari ini.

Bukan menawarkan massage kesehatan, melainkan menawarkan jasa prostitusi yang dilakukan oleh wanita muda .

Modus yang dilakukan oleh pengusaha massage ini, diduga dengan modus merekrut para wanita muda, yang di manfaatkan sebagai pekerja sex komersial (PSK) yang tugasnya melayani para pria hidung belang, untuk melakukan hubungan badan alias menguntungkan bagi pengusaha massage dan pekerja massage plus-plus tersebut.

Untuk menarik para tamu ,pengusaha Massage ini, menyuguhkan foto-foto wanita  di depan meja resepsionisnya, kemudian para penikmat jasa message ini tinggal memesan wanita tersebut untuk masuk kamar atau bilik yang telah disediakan.

Sementara ini, Hamalis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, saat di minta keterangan melalui sambung selulernya, pada Senin, (8/4/2019) terkait izin massage tidak  memberi balasan, maupun komentar.

Diketahui beberapa panti pijat plus-plus ini banyak ditemui diseputaran jalan Ir.Sutami, jalan Gatot Subroto Km 5 bawah.

Pantauan di lapangan beberapa kios panti pijat plus plus ini sepintas disiang hari nampak begitu lengang namun dimalam hari tamu silih berganti berdatangan. Dan dari informasi yang dihimpun dari masyarakat, panti pijat plus-plus ini diduga dibacking oleh aparat, hingga keberadaannya tidak tersentuh oleh instansi terkait.

Penulis : M.Hallul (Investigasi)

Editor : IKA

Pos terkait