Komisi II DPRD Batam Minta Stop Pembagian Sembako Murah Sebelum Pemilu 2019

  • Whatsapp

TERDEPAN.CO.ID,BATAM— Anggota Komisi II DPRD Kota Batam dalam Rapat dengar Pendapat (RDP) kompak meminta Pemerintah Kota Batam menghentikan kegiatan pembagian Sembako murah menjelang pemilu 2019.

Dalam pembahasan RDP tersebut menyampaikan, pembagian sembako murah menjelang Pilpres dan Pileg 2019 ini dinilai telah melanggar kesepakatan dengan DPRD Kota Batam, dimana atas kesepakatan sebelumnya telah dinyatakan pembagian sembako murah akan dilakukan usai pemilu 2019, hal tersebut berdasarkan adanya temuan dilapangan dua kecamatan telah membagiakan sembako sebelum pemilu 2019 ini.

Read More

“ Berdasarkan temuan ada dua kecamatan yang membagikan sembako sebelum pemilu 2019 ini tanpa diketahui oleh DPRD Kota Batam khusunya komisi II, “ jelas Jurado Siburian yang juga memimpin jalannya rapat tersebut mengutip pernyataan Dandis Rajaguguk.

Jurado menyerukan dengan adanya temuan tersebut, meminta seluruh Camat se-Kota Batam untuk menghentikan pembagian sembako murah sampai adanya keputusan antara DPRD Batam dan Pemerintah Kota Batam

“Kami meminta pembagian sembako yang sudah dijadwalkan Disperindag agar dihentikan, sambil menunggu keputusan rapat berikutnya,” kata Jurado Siburian pimpinan RDP DPRD Batam dengan Camat dan Lurah se-kota Batam. Kamis, (4/4/2019) di gedung serba guna DPRD Batam.

Jurado juga meminta Camat dan Lurah menyiapkan data base bbberupa KTP warga yang layak menerima sembako murah tersebut untuk disampaikan di RDP berikutnya.

“ Kami minta pak Camat dan Pak Lurah memberikan data base warga miskinnya untuk diberikan kepada Kami dalam rapat berikutnya, jangan sampai orang mampu menerima ini sdangkan warga yang miskin justru diabaikan, “ lanjutnya.

Jurado berpesan agar wilayah kecamatan yang belum melaksanakan pembagian sembako murah agar menghentikan kegiatan tersebut sampai pemilu 2019 ini berakhir.

“Untuk sementara agar di stop. Dan notulen ini akan disampaikan kepada pimpinan DPRD Batam, “tutupnya.

Dilain hal, Jurado dalam keterangannya menyampaikan, pembagian sembako murah tersebut dilakukan oleh salah satu caleg bukan dari pemerintah Kota Batam.

“Saya melihat ada temuan dilapangan pembagian sembako murah tersebut dilakukan oleh salah satu caleg bukan dari pemerintah Kota Batam, ini sudah tidak betul dan harus dihentikan, “pungkas Jurado.

Sedangkan perwakilan Camat menyampaikan, akan mengikuti semua arahan yag disampaikan dalam RDP untuk menghentikan pembagian Sembako murah sampai menjelang pemilu 2019 berakhir.

“ Ya kita ikuti arahan saja, “ terang salah satu Camat dalam RDP.

Penulis : IKA

 

 

Related posts