Tejo Minta Riza Tidak Menulis Hoax yang Melukai Perasaan Warga

  • Whatsapp
Tejo Ketua RT di Tanjung Sengkuang Batam
Tejo Ketua RT di Tanjung Sengkuang Batam saat menunjukan hp androitnya sebagai sarana imencari nformasi dari media online

Terdepan.co.id,Batam-Sebagai masyarakat pengguna jasa media online,  Tejo (70th) yang saat ini menjabat sebagai ketua RT 04/12 Tanjung Sengkuang yang juga dalam pengakuannya sebagai mantan TNI AD di Kodim Tanjung Pinang, terakhir bertugas mengaku sedih dan kecewa atas ulasan tulisan Muhammad Riza Fahlevi yang mengajak masyarakat untuk meninggalkan media online sebagai sarana informasi.

Menurutnya,  dalam usianya yang tidak  lagi muda, telah merasakan bahwa peranan media online saat ini sangat diperlukan dan dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia, baik yang masih berusia kanak-kanak maupun dewasa.

” Kalau menurut Saya, terlampau berlebihan tulisan Riza itu,  tidak mengedukasi dan mendidik,  justru nampak sekali kebodohan Dia, jangan profokasi masyarakat dengan ajakan yang tidak cerdas,  “jelas Tejo, selasa (12/03/19)

Ia menjelaskan,  pentingnya sarana informasi yang disuguhkan oleh media online sangat cepat dan murah,  sehingga masyarakat sangat diuntungkan oleh media online.

” Saat ini pensiun gaji saya Rp. 1.2 juta dan sebelumnya Saya tak paham cara menggunakan sarana HP android karena Saya membutuhkan informasi yang cepat dan murah, Saya rela membeli HP yang bisa melihat informasi suguhan media online,  dan ini Saya rasakan betul manfaatnya,  buktinya Istri Saya meninggal berkat informasi media online, bahkan anak Saya sekolah di Amerika dapat informasi dari media online begitu pula dengan informasi harga barangpun Saya dapat dari media online bukan dari media cetak yang lambat penayangannya,  ” lanjut Tejo dengan mimik sedih.

Tejo yang memiliki pengalaman 30 tahun di TNI AD dan pernah dekat dengan para awak media pada bagian kehumasan merasa tulisan Riza ini bisa memperkeruh keadaan dan memecah-belah antar media dan jurnalis di lapangan.

” Tak betul Riza itu,  asal bicara, ini bisa memecah-belah persatuan antar media dan para wartawan di lapangan, ” katanya lagi.

Diakhir wawancaranya Tejo berharap, Riza tidak menyakiti dan melukai perasaan para kuli tinta dan pemilik media sekaligus perasaan pengguna media.

“Ndak usah menyakiti perasaan para wartawan dan pemilik media sekaligus masyarakat pengguna media online, yang tua aja lebih bersikap modern kenapa yang muda justru membuat berita kemunduran, ” jelasnya.

Tejo berharap,  Polri cepat bertindak tegas terhadap Riza yang telah menulis berita Hoax sesuai undang undang ITE untuk memberikan efek jera agar tidak merugikan masyarakat.

“Polri harus cepat bertindak, jangan dibiasakan ini,  karena tidak hanya merugikan masyarakat tapi warga,” tutupnya.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

banner 300x250

Related posts