Satpol PP Copot Spanduk Save BP Batam Masyarakat Nilai Tidak Tepat

  • Whatsapp
Satpol PP Menurunkan Spanduk Baleho yang ada di Bundaran BP Batam yang memprotes kebijakan

http://https://youtu.be/qkIZqKLogYQ

TERDEPAN.CO.ID,BATAM  Sebanyak 50 baleho diturunkan oleh Satuan Aparat Polisi pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Batam, pada, Jumat (14/12/18) usai sholat jumat pada pukul 13.00 WIB, terkesan tergesa-gesa.

Read More

Pencopotan spanduk bertuliskan Solidaritas Save BP Batam yang memprotes keras, wacana pembubaran atau peleburan secara sepihak BP Batam ke Pemko Batam, telah dinilai tanpa melalui mekanisme aturan hukum tata negara yang berlaku di Indonesia, menjadi perhatian masyarakat yang melintas di jalan dan sebagai tontonan warga.

Pemasangan spanduk dimulai dari Bundaran BP Batam sampai ke Nagoya dan Jodoh ini , merupakan buntut dari kebijakan Menko Ekuin Darmin Nasution, yang mewacanakan pembubaran atau peleburan BP Batam ke Pemko Batam, yang dianggap telah meresahkan masyarakat yang saat ini sedang berjuang memajukan pertumbuhan ekonomi Batam.

Masyarakat yang mengatasnamakan Solidaritas Save BP Batam ini terdiri dari Akademisi, Praktisi Hukum, LSM, dan pelaku usaha yang berencana akan melaporkan Menko Ekuin, Darmin Nasution ke DPR RI.

Suparaptono atau biasa dipanggil Kabul menyampaikan, aspirasi yang disampaikan masyarakat lewat spanduk tersebut merupakan suatu hal yang wajar, hal tersebut merupakan bagian dari masyarakat dan didalamnya tidak ada suatu yang istimewa, yang harus ditakutkan oleh instansi terkait.

“ Kalimatnya jelas dan itu adalah suatu kalimat penyampaian pendapat yang berbeda, di Negara ini emang ada UU yang mengatakan melanggar untuk melakukan pendapat yang berbeda, distiu tidak ada pelanggaran konstitusi, harusnya tanya kepada pimpinannya dan itu merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan, “ terang Kabul.

Ia menegaskan, dengan melihat tindakan Satpol PP yang terkesan buru-buru, menurunkan spanduk baleho tersebut, terkesan adanya suatu rasa ketakutan Pimpinanya, akan kalimat yang di sampaikan masyarakat, yang seharusnya direspon dengan bijak.

“ Sama saja kan, orang memasang spanduk dan perlu di catat, Saya bukan bagian orang yang memasang spanduk, dan Saya menilai tindakan seperti itu tidaklah tepat, “tegasnya.

Jonry selaku koordinator Tim eksekutor dari Satpol PP menyampaikan, pencopotan spanduk ini dilakukan atas perintah langsung atasannya.

“ Kami diperintah langsung oleh pimpinan, “jawab Jonry singkat. IKA

 

 

 

 

 

Related posts