BP Batam dan BNN Tandatangani Nota Kesepahaman Siap Perang Melawan Narkoba

BNN RI dan BP Batam Tandatangani Nota kesepahaman foto : Kepala BNN RI , Komjen Pol.Drs Heru Winarko dan Kepala BP batam Lukita Dinarsyah Tuwo
banner 468x60
BNN RI dan BP Batam Tandatangani Nota kesepahaman
foto : Kepala BNN RI , Komjen Pol.Drs Heru Winarko dan Kepala BP batam Lukita Dinarsyah Tuwo

TERDEPAN.CO.ID,BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam tandatangani Nota Kesepahaman antara Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika di Balairung BP Batam, jumat (27/07/18).

Kepala BNN RI, Komjen Pol.Drs Heru Winarko

Kepala BNN RI, Komjen Pol.Drs Heru Winarko mengatakan, BP Batam sebagai badan yang memiliki kewenangan wilayah seperti Bandara dan Pelabuhan berperan penting sebagai pintu gerbang masuknya peredaran gelap narkotika, untuk itu melalui nota kesepahaman ini, BP Batam bisa membantu BNN dalam pemberantasan Narkotika dengan meningkatkan pengawasan pada jalur tersebut.

“ Batam berada di jalur strategis dunia, dan sangat rawan terjadi penyelundupan narkoba, dan disini BP Batam memiliki peranan penting dalam kewenangan wilayah, baik melalui jalur Bandara maupun pelabuhan yang sangat rawan sebagai jalur penyelundupan narkotika, Saya berharap BP Batam bisa memberi motivasi dalam pencegahan Narkotika kepada seluruh elemen, “ jelas Heru.

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo

Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dalam pidatonya mengatakan, melalui nota kesepahaman antara BP Batam dan BNN RI, akan mampu menjadi landasan yang kuat bagi semua elemen masyarakat dalam  rangka mencegah dan memberantas prekusor peredaran Narkotika di pulau Batam.

Ia menyampaikan, BP Batam selain ikut mencegah dan memberantas peredaran Narkotika juga akan ikut mengawasi peredaran narkotika melalui pintu masuk bandara dan pelabuhan.

“ Sebagai komitmen memberantas narkotika di wilayah peredaran gelap narkotika di wilayah peredaran gelap narkotika, BP Batam telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan melalui Bandara Intrnasional Hang Nadim Batam pada tahun 2017 yaitu sebanyak 17 kali usaha penyelundupan narkotika dengan total barang bukti 16.826,90 gram sabu beserta 2230 butir ekstasi, ‘ terangnya.

Untuk pencapaian penegahan Narkotika pada tahun 2018 ini hingga juli 2018 tercatat telah di gagalkan upaya penyelundupan narkotika sebanyak 22 kali dengan total 23.692 gram sabu.

“ Sementara di pelabuhan, Kantor Pelabuhan Laut Batam bersama dengan Bea Cukai dan instansi vertikal terkait pada tahun 2017 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 4,5 kg gram ganja di pelabuhan Telaga Punggur dan 971 gram sabu di pelabuhan Internasional Batam centre. Tahun 2018 sebesar 2.678,13 gram sabu di pelabuhan internasional Batam centre dan 1,37 ton sabu di pelabuhan Batu Ampar, “lanjut Lukita.

Di ujung pidatonya Lukita berkomitmen bagi BP Batam, Pencegahan Narkotika akan menjadi prioritas utama dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) bagi seluruh pegawai BP Batam.

“ Kami telah membentuk Satgas yang ikut mengawal tugas pegawai BP Batam, dan kami harap nota kesepahaman ini bisa dilaksanakan dan kami BP Batam siap perang melawan Narkoba, “ tutupnya. IKA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60