Pasangan Gay di Cambuk algojo 86 Kali

Gigolo di hukum cambuk
banner 468x60
Gigolo di hukum cambuk

Terdepan.co.id,Aceh – Sepasang gay di Banda Aceh, Nyakrab-M Rustam, dihukum cambuk masing-masing 86 kali di depan umum. Kedua terpidana ini dieksekusi oleh tiga algojo.

Eksekusi cambuk digelar di halaman Masjid Baiturrahim, Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Jumat (13/7/2018). Para terpidana ini dicambuk di depan ratusan warga. Mereka dibawa ke atas sebuah panggung untuk menghadapi algojo.

Read More

banner 300250

Dalam kasus ini, keduanya divonis bersalah oleh Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh dan dijatuhi hukuman masing-masing 90 kali cambuk. Namun, setelah menjalani kurungan empat bulan penjara, cambuk yang diterima mereka masing-masing sebanyak 86 kali.

Terpidana Nyakrab saat dicambuk terlihat tak kuasa menahan sakit. Eksekusi terhadapnya harus beberapa kali dihentikan. Petugas kemudian memberikan air mineral dan kemudian sabetan dilanjutkan. Teriakan dari penonton beberapa kali terdengar saat rotan mendarat di punggung Nyakrab.

Rustam mengalami hal yang sama. Petugas harus beberapa kali memberinya air mineral. Rustam sempat terduduk beberapa saat sebelum akhirnya hukuman cambuk dilanjutkan. Kedua terpidana gay ini menjalani cambukan hingga hitungan terakhir.

“Pasangan gay ini ditangkap beberapa bulan lalu di Simpang Dodik, Banda Aceh. Mereka ditangkap warga, kemudian diserahkan ke polisi syariah,” kata Kasatpol PP dan WH Banda Aceh Muhammad Hidayat kepada wartawan.

Ini merupakan cambukan kedua terhadap pasangan gay. Tahun lalu Pemerintah Kota Banda Aceh mengeksekusi pasangan gay di Masjid Lamgugop, Banda Aceh.

Selain pasangan gay, hari ini juga ada 13 pelanggar lain yang dicambuk, yaitu terkait kasus miras dan ikhtilat (bercumbu). Mereka dicambuk bervariasi mulai 13 hingga 27 kali. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60