Pesta Kembang Api Meriahkan Perayaan Imlek 2570 di Batam

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Perayaan Tahun Baru 2570 Imlek di Batam Kepulauan Riau berlangsung sangat meriah. Kegiatan dipusatkan di seputar Nagoya Jodoh (04/02/19) malam, diawali berbagai kegiatan dan ditutup dengan pesta kembang api.

Kemeriahan pergantian tahun baru Cina ini semakin terasa, ketika sejumlah sajian kesenian tradisi khas asal negeri Tirai Bambu serta tarian yang mengusung Dayak Mandau, turut dihadirkan dalam mengawali mengawali tahun shioBabi Tanah.

Ribuan percik kembang api bersemburan menghiasi langit di atas jantung Kota Batam, hingga mengubah suasana gelap berubah warna-warni. Warga sontak menengadahkan kepalanya kelangit, tertegun  penuh kekaguman akan ornament kembang api yang begitu indah bertebar dilangit tepat diatas kepala mereka.
Tak sedikit di antara pengunjung yang berjubel di sana, mengabadikan momen pesta kembang api dengan percikan warna-warni di atas langit dengan kamera HP.

Antusiasme masyarakat menantikan pesta kembang api ditunggu sejak sore hari. Suasa perayaan mulai terasa sejak jalur lalu lintas kawasan Jodoh Nagoya sampai simpang Martabak Har, arus masuk jalan mulai ditutup sejak pukul 20.00 WIB.

Perayaan diawali atraksi liong, barongsai, tarian, serta musik bertemakan Imlek dan berbagai hiburan yang dibawakan oleh satuan dari Bhatalyon Mar 10/SBY dan Kodim 0316/Batam turut menyemarakkan pergantian tahun.

”Tahun baru Imlek bukan lagi milik etnis Tionghoa semata, melainkan milik seluruh masyarakat,” kata MC, dari atas panggung.

Perayaan Imlek yang dipelopori oleh Paguyupan Sosial Marga  Tionghoa Indonesia ini juga ikut dihadiri Kapolda Kepri, Irjen pol. Andhap  Budhi Revianto, Wakil Gubernur Kepri, Isdianto, Anggota DPRD Kepri Nuryanto,Kepala BP Batam Eddy putra Irwandi,Walikota Batam, rudi dan wakilnya Amsakar ahmad, Anggota Dewan Hendra Asman, Komandan Kodim 0316/Batam,  Letkol.Inf Romel Jangga Wardhana, serta tokoh masyarakat dan etnis Tionghoa.

“ Bahwa para pengusaha dari orang Kita lebih besar dari orang Pribumi, maka ekonomi di Kepulauan Riau adalah sumbangan dari etnis Tionghoa, dan Kita harus saling bersinergi membangun kekompakan, “terang Isdianto.
Isdianto menyampaikan, bahwa dengan keberadaan etnis Tionghoa di Kepri sebagai penyumbang ekonomi terbesar, diharapkan kedepannya tidak hanya 7 persen yang kita impikan tapi 10 persen , dengan membangun Kepri dengan cara kebersamaan, “ lanjutnya.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Andhap  Budhi Revianto dalam pidatonya juga menyampaikan ucapan Selamat perayaan imlek bagi warga Tionghoa.

“ Selamat merayakan perayaan Imlek 2570 bagi yang merayakan, semoga Kepri selalu aman dan damai, “tutupnya.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala BP Batam, Eddy Putra Irwandi yang memuji perayaan Imlek 2570 di Batam yang meriah dengan atraksi tontonan yang menarik dan indah.

“ Luar bisa, sangat indah dan menyenangkan, “pungkasnya tersenyum gembira. IKA

SHARE