Gas Elpiji 3 Kilo Gram Langka di Batam

TERDEPAN.CO.ID– Masyarakat kalangan bawah khususnya Ibu-ibu rumah tangga dan pedagang makanan mengeluhkan susahnya mendapatkan Gas elpiji 3 kilo gram, yang hampir dua minggu ini selalu habis di warung tempat penjualan eceran maupun pangkalan Gas.

Dari beberapa pantauan di lapangan di sejumlah wilayah Botania, Nongsa dan Punggur ini dirasakan masyarakat hampir dua minggu lamanya sehingga warga harus menyisir setiap kios eceran maupun pangkalan untuk mendapatkan Gas Elpiji tersebut, namun jawaban yang sama selalu diucapkan setiap pemilik warung yang biasa menjual Gas elpiji 3 kilogram yang mengatakan kosong alias stok habis.

“ Maaf Gas habis, belum datang, biasanya setiap minggu Gas datang tapi langsung habis diserbu warga, “terang Sumi salah satu penjual Gas pangkalan.

Andi penjual makanan yang kesehariannya menggunakan Gas elpiji 3 kilo gram ini juga mengaku merasa kesulitan dengan langkanya Gas elpiji 3 kilo gram, menurutnya kelangkaan gas elpiji ini juga berimbas pada usahanya sehingga tidak bisa berjualan.

“ Saya sudah 2 hari ini tidak jualan karena tidak dapat gas elpiji 3 kilo gram, Saya mohon pertamina lebih diperhatikan agar kami masyarakat kecil tidak kesulitan membeli Gas elpiji 3 kilo gram, “tuturnya.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto saat dikonfirmasi tentang langkanya gas elpiji 3 kilo gram mengatakan, pasokan gas elpiji 3 kg dari Pertamina normal tidak ada pengurangan, Jumat (02/11/18).

“ Pasokan dari Pertamina normal tidak ada pengurangan. Silahkan konsumen tidak mampu dan usaha mikro bisa membeli LPG 3 kg di penyalur resmi Pertamina (Pangkalan) atau SPBU yang menyediakan LPG 3 kg dengan harga lebih terjamin, “tutupnya. IKA

 

 

SHARE