Ke Lingga, Gubernur Tegaskan Pentingnya Bangun Karakter Pemuda

TERDEPAN.CO.ID,Batam- Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menekankan pentingnya pembangunan karakter pemuda. Terutama pemahaman tentang keagamaan yang jika sejak dini terus dipupuk dengan baik dan benar maka bekal untuk berjalan menghadapi tantangan masa depan akan terasa mudah.

“Indonesia akan tangguh jika para pemudanya memiliki dasar dan pondasi yang tangguh yakni dasar iman dan takwa,” kata Nurdin saat menghadiri penutupan kirab santri dan lomba keterampilan agama (Lokerta) dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Baitul Mukhlasin Lingga dan MDA Al-Furqan, Desa Musai, Kabupaten Lingga, Ahad (28/10) petang.

Nurdin menambahkan bahwa, bukan tidak mungkin untuk menjadikan Kepri sebagai peradaban islami dan qurani, apalagi menurutnya jika terus dibina dan dikembangkan terutama membimbing anak-anak di jalan keagamaan.

“Jadi kita orang bicara agama jawabannya Kepri, jika bicara Al-Quran jawabannya Kepri, kita ingin Kepri punya keberkahan yang membanggakan itu,” tambah Nurdin.

Dengan terus tumbuhnya santri-santri muda tersebut, menurut Nurdin akan menjadi bekal berharga bagi daerah, keberkahan tadi akan terus mengalir ibarat air.

“Jika bangsa itu beriman dan bertaqwa, insyaAllah ibarat perumpamaan “sagu bisa menjadi emas” maka Allah akan berikan keberkahan yang tak terhingga yang tak terduga,” lanjut Nurdin lagi.

Nurdin juga meminta kepada para orang tua untuk tidak ragu memasukan anak-anak mereka belajar ke pesantren. Karena hal ini senada dengan tema “satukan hati, satu gerakan membangun generasi yang qurani, tangguh dan mandiri.”

“Jangan sedih melihat anak-anak kita susah di awal, biarlah mereka dari sekarang berjuang karna dimasa depan akan terasa manfaatnya, lebih sedih lagi jika mereka tidak dididik sejak dini, malah kita yang susah jika harus melihat mereka dimasa depan menjadi generasi yang buruk,” ujar Nurdin.

Pada kesempatan tersebut juga Nurdin melakukan peninjauan terhadap pesantren. Bersama Kadis Pendidikan M Dali yang hadir Nurdin memerintahkan untuk dapat membantu pengadaan tambahan kelas/ruangan bagi kegiatan belajar dan mengajar para santri.

“Diusahakan tamabahan tiga lokal baru untuk menambah ruangan bagi para santi,” pesan Nurdin.

Sebelumnya, Nurdin terlebih dulu berkunjung ke Pulau Panuba, Lingga. Di sana Nurdin bersilaturahmi bersama masyarakat dan juga untuk ikut menghadiri acara nikah masal yang diselenggarakan. Terdapat 4 pasangan yang hari itu resmi dinikahkan dan menjadi raja sehari.

“Kedatangan kita tentu menjadikan ladang pahala yang mana ikut mendoakan saudara kita yang sedang berbahagia hari ini, doa inilah yang menjadikan kita erat dalam lingkup bersosialisasi,” kata Nurdin.

Secara khsusus, Nurdin mengajak semua masyarakat untuk senantiasa menjaga keberadaan alam di Kepri. Dengan ciri Kepulauan bukan hal yang baru bagi Kepri yang kaya akan kewisataan laut dan pantai yang harus terus dijaga serta dikembangkan.

“Buat mata masyarakat luar tertuju ke kita yang memiliki potensi melimpah dibidang kelautan, karna ini adalah sumber kehidupan,” pesan Nurdin.

Sumber kehidupan tersebut dilanjutkan Nurdin tidak hanya memanfaatkan hasil tangkap laut yang mana peran nelayan sangat besar dalam mencukupi kebutuhan pangan. Namun jika laut dikelola dengan baik dan bener tentu manfaat lain juga dapat dirasakan.

“Wisatawan semakin banyak, biota laut terjaga dan menjadi daya tarik, serta muncul ide-ide kreatif yang dapat meningkatan pendapatan daerah,” lanjut Nurdin.

Kemanan juga menjadi hal yang penting dilakukan, menurut Nurdin bahwa dengan aman dan nyamanya daerah tentu akan semakin menegaskan keunggulan daerah tersebut.

“Kita punya cap daerah maritim, di laut justru kita jaya dan didarat kita tetap kuat, mari bersama jaga keberkahan yang telah Allah berikan bagi kita untuk Kepri semakin maju,” tambah Nurdin lagi.

Apalagi saat itu bertepatan dengan peringatan hari sumpah pemuda ke-90, Nurdin mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama saling bahu membahu mewujudkan suksesnya pembangunan dengan semangat dan jiwa sumpah pemuda.

“Dengan semangat sumpah pemuda mari kita bersama-sama satukan hati dan tekad untuk menjaga aset bangsa kita ini,” tutup Nurdin.

Sebelum meninggalkan lokasi acara Gubernur ikut berbaur dengan masyarakat dan ikut berjoget Dangkonh, Nurdin juga menyumbangkan suaranya dengan menyanyikan tembang lagu P Ramle untuk para pengantin.

Dalam kunjungan Nurdin ke Lingga turut hadir Anggota DPRD Provinsi Kepri Syarifah Elvizana, Wakil Bupati Lingga M Nizar, Kepala Dinas Pendidikan M Dali dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (*)

SHARE