Era 90-an Batam Bertumbuh Pesat, Menpan RB Minta BP Batam Lirik Negara Lain

Menpan RB, Syafruddin,Msi

TERDEPAN.CO.ID, BATAM- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Drs. Syafruddin M.Si memberikan banyak masukan kepada Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi Batam untuk mencontoh keberhasilan Negara tetangga yang mampu mengatasi krisis ekonomi yang melanda negaranya, Kamis (20/09/18) saat meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Batam.

Dalam sambutanya Syafruddin sempat menyayangkan pertumbuhan ekonomi di Batam saat ini hanya mencapai 4,5%, tidak seperti pada era awal tahun 1990 yang saat itu, pertumbuhan ekonomi di Batam mencapai 15% hingga tahun 1998, sebelum terjadi krisis ekonomi dan menjadi tempat tujuan pertama bagi Investor untuk melakukan pertemuan serta mencari kuliner.

“saya sedih mendengar di Batam pertumbuhan ekonominya hanya 4,5% tidak seperti pada dekade 90-an, Batam ini tempat segala-galanya, tempat kuliner, tempat menikmati wisata, hiburan, belanja, tempat pertemuan investor dll nya.

Menurutnya dari data yang diambil di era awal 90-an pertumbuhan Batam mencapai 17% sampai diambang krisis ekonomi pada tahun 1998,”ungkapnya.

Syafruddin memberikan pandangan kepada Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, agar tidak selalu melirik Negara seberang (Singapura), tetapi juga bisa melihat Negara -negara yang lain, seperti Hongkong, Dubai, Sengzeng, Abu Dhabi dll.

“Pak Lukita, jangan selalu melirik yang berada di seberang, boleh melihat ke Singapura tetapi melirik yang lainya juga, contohnya Dubai, Hongkong, Sengzeng, Abu Dhabi, “pungkasnya. BGS/IKA

 

SHARE