Jelang Puasa, Kejakasaan Batam Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Illegal

TERDEPAN.CO.ID,BATAM- Menjelang pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim yang jatih pada hari kamis 17 mei 2018, Kejaksaan Negeri Batam melaksanakan pemusnahan ribuan botol minuman beralkolhol (Mikol), serta aneka produk bahan makanan coklat dan pakaian bekas yang berlangsung di , pelabuhan milik Haji Toyib, Sengkuang, Batam, Kepulauan Riau pada selasa (15/5/2018).

Kepala Kejakasaan Negeri Batam Roch Adi Wibowo langsung turun kelapangan dan memimpin langsung jalannya prosesi pemusnahan yang di saksikan oleh insatnsi terkait serta tamu undangan dan masyarakat di sekitar.

Kejati Batam bersama instansi BC, Polisi dan BPOM ikut Memusnahkan barang bukti secara simbolis

Pemusnahan barang tersebut hasil sitaan dari hasil penindakan Polda Kepri, BPOM,Bea dan Cukai Batam yang sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Batam dan sudah memiliki hukum tetap (incrach).

Ribuan barang sitaan berupa botol di musnahkan dengan menggunakan alat berat ( Weloder dan Exafator ) dengan cara menggilas sedangkan barang berupa pakaian bekas di musnahkan dengan cara di bakar dan di timbun di dalam tanah di Pelabuhan Rakyat milik Haji Toyib Sengkuang Batu Ampar.

“Kami telah berkerja sama dengan pemilik lahan ini yaitu Haji Toyib  karena sempitnya lahan dan tempat yang di miliki oleh PN Batam untuk melakukan pembuangan dan lokasi ini lebih aman karena jauh dari pemukiman warga, “papar Adi.

Barang Bukti berupa Mikol di tegah dari kasus tersangka Budi Hartono alias Kwantek dengan jumlah 18.602 botol dan dari BB milik Suminah sebanyak 3.575 kaleng Bir,dari BB Suyadi alias Yeo Sihau sebanyak 15.193 pcs coklat.

Sedangkan BB berupa pakaian bekas di sita dari tersangka Herman sebanyak 1.721 karung pakaian bekas dan 1.123 pcs barang rumah tangga.

“ Untuk BB yang kita musnahkan keseluruhan adalah barang Illegal yang tidak memiliki dokumen yang diimpor dari luar negeri dan masukke Batam, dan statusnya sudah incrach( punya kekuatan hokum tetap), “ ungkapnya. IKA

SHARE